Terima Kasih Atas Kunjungannya
Tampilkan postingan dengan label Motivasi Islami. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi Islami. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 November 2013

Nikmatnya Bersyukur



Dari hari - kehari perubahan dan penurunan kualitas diri terus terjadi, semua rasa sering kita alami. Senang, sedih, bahagia, kesal, marah dan lain sebagainya. anugrah yang di berikan Allah pun begitu luar biasa tiada hentinya hadir dalam hidup kita.
Dari kedua mata ini terbuka di pagi hari sampai mata ini menutup kembali di malam hari. Namun apakah kita sering mengucapkan syukur atas semua yang telah kita terima selama hidup? Mungkin pernah, tapi apakah sering? ya kita sering lupa mengucapkan syukur atas apa yang kita telah terima selama ini.
Seorang teman setiap harinya dia selalu membuat list hal-hal yang ia syukuri setiap saat, ia menuliskan rasa syukurnya di sebuah buku catatan kecil, hal tersebut ia lakukan setiap kali mendapatkan hal lebih atau kurang dalah kesehariannya. Yang ia rasakan adalah nikmat yang tak ada habisnya dari hari ke hari yang sang pencipta berikan untuk dirinya. Ia pun membuat blog yang isinya adalah curhatan rasa syukurnya.
Ada pula seorang teman yang melakukannya dengan cara berbeda, ia selalu mengucapkan rasa syukur dalam bentuk terima kasih kepada sang pencipta akan hal-hal yang ia terima saat mata terbuka melihat dunia, sekecil apapun kejadian yang ia alami selalu di syukuri dengan tulus. Kita kadang sering lupa pada hal-hal sederhana yang menurut kita tak penting namun jika tidak ada itu kita padahal sering kebingungan.
Lain orang lain pula cara memaknai hidup, ambil dan jalankan hal-hal postif serta buang hal-hal negatif yang tersebar dalam keseharian. Dalam sebuah grub, kami setiap pagi selalu melakuan sharing kalimat-kalimat ispirasi menyemangati diri dan sharing syukur apa yang kita semua member dapatkan setiap pagi.
Ø  Alhamdulillah Masih bisa bangun dengan sehat, artinya masih ada kesempatan utk tetap bermanfaat
Ø  Bisa menyapa tetangga yang sedang memandikan binatang peliharaannya, melihat senyumnya.
Aku berfikir maka aku bisa, Senyum dari hati. Isi dunia akan berkolaborasi mengumpulkan senyum dan memberikannya pada kita tambah bonusnya adalah Rejeki.
Ø  Aku bersyukur pagi ini karena masih diberi kesempatan untuk menyayangi istri dan kedua anakku yang ganteng dan cantik
Ø  Aku bersyukur karna masih diberi nikmat merasakan sejuknya air
Ø  Aku bersyukur karna jempolku masih bisa "bergoyang" di keypad
Segala sesuatu akan indah pada saat yang tepat, tugas kita adalah memantaskan diri untuk secepatnya menerima keindahan itu.
Ø  Aku bersyukur, masih sempat menyiapkan sahur walau agak kesiangan
Ø  Aku bersyukur, menerima senyum dari si bungsu ketika ia bangun tidur pagi ini
Ø  Aku bersyukur, melepas Abang dan Kakak ke sekolah dan Ayah berangkat mencari nafkah
Ada  banyak syukur yang sampai saat ini aku rasakan sangat luar biasa sampai saat ini.
Ø  Syukurku adalah ketika aku dilahirkan oleh ibuku dan dibesarkan orang tuaku dengan penuh kasih sayang.
Ø  Syukurku adalah ketika aku dapat menyelesaikan pendidikan formal sampai dengan sarjana.
Ø  Syukurku adalah ketika aku dapat belajar dan memulai sebuah bisnis.
Ø  Syukurku adalah ketika aku dapat menikahi istriku sesuai dengan target pada usia 25 tahun.
Ø  Syukurku adalah ketika aku dapat mengenal kalian sahabat.
Ø  Syukurku adalah ketika aku masih menghirup udara segar.
Ø  Syukurku adalah ketika aku masih mampu mengucapkan syukur.
Alhamdulillah Keberkahan-Nya luar biasa. Itulah tujuan kehidupanku, kurasakan menyapa setiap sendi kehidupan, memudahkan setiap urusan, kesehatan, keselamatan dan setiap tarikan nafas menjadi lebih berarti. saat kulihat orang lain tersenyum karena rahmatNya, melalui diriku, betapa bangganya menjadi duta Illahi.
Ø  Syukurku, ketika ku tersungkur dan tak bisa bangkit aku menemukan sahabat-sahabat yang menuntunku untuk move on dari keterpurukanku.
Ø  Syukurku, dalam keterpurukanku aku di anugrahi rizki oleh Allah yang demikian berlimpah
Ø  Saya bersyukur masih diberi kesempatan bernafas pagi ini.
Ø  Saya bersyukur masih diberi kesempatan buat mengingatkan anak-anak saya buat puasa hari ini.
Ø  Saya bersyukur masih diberi kesempatan melakukan hal-hal baik pada keluarga saya
Saat pelajaran kehidupanku dapat membuat orang lain bersyukur, wow sesuatu banget. Semogaku dapat menjaga ini untuk keberkahan sesama
Ø  Saya selalu bersyukur atas kehidupan yang begitu indah ini disela-sela Action yg sy lakukan.Ucapan syukur tak henti2nya sy ucapkan sbg bentuk terima kasih yg begitu besar kpd Tuhan atas melimpahnya nikmat yg telah sy terima.
Ø  Saya segitu bersyukur dianugerahi kesehatan yang membuat saya sanggup berpikir secara jernih & mengajak para sahabat saya menuju arah yang lebih baik.
Ø  Saya bersyukur bukan saja untuk segala hal yang telah saya miliki & rasakan selama ini namun juga untuk segala hal yang negatif yang selama ini memang tidak pernah saya harapkan datang.
Ø  Saya bersyukur dan menerima apapun yang saya alami hari ini. Rasa syukur ini membuat pikiran saya lebih jernih dalam menghadapi tantangan-tantangan kehidupan selanjutnya.
Bersyukur masih diberikan kesehatan pada hari ini yang artinya saya bersyukur bisa berkarya hari ini, bermanfaat buat orang banyak, beribadah buat bekal "pulang". Sesungguhnya banyak hal yang patut kita syukuri dan kebahagiaan itu datang dari hal yang sederhana.
Ø  Terima kasih Ya Rabbi atas karunia yg engkau berikan kepada hamba & keluarga, memberikan semangat yang luar biasa sehingga hamba bisa melangkah dgn kaki hamba.
Ø  Alhamdulillah bisa menghirup udara yang Engkau berikan setiap hari & bisa mengurus keluarga kecil hamba. Berkat rasa syukur & ikhlas segala rintangan yang membentang dapat di lalui asal kita percaya bahwa segala ujian yang Allah berikan akan ada jalan keluarnya & akan ada keindahan yg di janjikan oleh Allah.
Orang optimis melihat kesempatan dalam setiap bahaya, orang pesimis melihat bahaya dalam setiap kesempatan. Jangan melihat keseluruhan anak tangga, yang diperlukan hanyalah langkah pertama. Hidup itu mudah, pikiranmu yang mempersulitnya :)
Ø  Alhamdulillah sahur masih ada makanan, sementara mungkin ada yang sahur hanya minum air putih aja.
Ø  Bisa melihat cerahnya sinar matahari dengan mata yang masih sehat, sementara ada yg bangun tidur dg kehilangan pandangannya
Ø  Alhamdulillah keluarga sehat sentausa.
Setiap orang yg kau temui adalah tempat belajar kehidupan.
Ø  Alhamdulillah, anak-anak sudah mulai libur sekolah. Pagi-pagi sekarang ga terlalu repot.
Ø  Alhamdulillah, walau sebentar, ada tambahan waktu tidur setelah subuh 
Ø  Alhamdulillah, saya dan adik-adik saling menyayangi
Ø  Alhamdulillah, tidur saya pulas dan saya lupa, semalam mimpi apa.
Ø  Alhamdulillah, semakin mantap meniti jalan kehidupan untuk membangun Istana Kehidupan.
Ø  Alhamdulillah, SDCard saya error dan data tidak terbaca.
Ø  Alhamdulillah, Semakin mulus dan lurus jalan yang akan kau lalui maka akan membuat terlena. dan saya tetep berwaspada.
Dalam hidup, entah jadi pilot atau penumpang, itu pilihan.
Ø  Masih diberi kelimpahan nikmat oleh-NYA
Ø  Bonus 3  bulanan ku belum keluar.
Ø  Ini adalah hari libur jadi bisa bermain dengan my princes 
Pasti ada hikmah dari setiap kejadian, jadi ikhlas aja.
Ø  Saya bersyukur dianugerahi teman dan sahabat yang sangat menginspirasi dan slalu memberikan motivasi.
Ø  Saya bersyukur masih bisa tinggal dengan penuh kedamaian di bumi indonesia dan dikelilingi keluarga yang saling menyayangi.
Ø  Saya bersyukur masih bisa kerja, walau diatas tempat tidur karna kudu bedrestharus istirahat.
Rintangan apapun akan bisa kita lewati jika kita memiliki Keyakinan. 
Ø  Bersyukur bahwa semalam tidak bisa tidur jadi banyak menyapa teman-teman
Ø  Bersyukur jalanan hari ini tidak macet jadi bisa kebandara lebih awal
Ø  Bersyukur masih diberikan nikmat yang banyak pada hari ini semoga bisa terus berbagi.
Silaturahim memperpanjang umur dan rezeki.
Ø  Diberikan kesempatan (nikmat) masih hidup dipagi hari ini itu artinya masih bisa menyapa teman-teman dan berkarya dihari ini.
Ø  Diberi perkenalkan dengan komunitas yang tersebar di seluruh indonesia, sampai-sampai kemana saya pergi disana banyak teman menyapa .
Ø  Diberi pekerjaan yang bisa jalan-jalan sesuai hobby saya, semoga kelak bisa jalan2 sebagai pengusaha.
Hari ini akan lebih baik dari hari kemarin.
Ø  Alhamdulillah, saya masih bisa bangun di pagi ini dan dapat menghirup udara segar, 
Ø  Saya juga masih bisa antar istri berangkat kerja,
Ø  Alhamdulillah saya masih bisa menyapa teman-teman serta menjalin silaturrahim dengan kalian.
Ternyata begitu banyak hal-hal yang dapat kita syukuri setiap pagi datang, lalu bagaimana dengan nikmat di siang? sore? dan malam hari?
Begitu besar karunia yang hadir dalam hidup kita walau dalam keadaan terpuruk sekalipun, nikmat dariNya tidak pernah berhenti mengalir di setiap sendi kehidupan kita. Kita di berikan waktu masing-masing sama 24 jam dalam sehari. Terima kasih Allah atas semua hal yang telah aku dapatkan sepanjang hidup. Semoga diri ini lebih pandai bersyukur atas segala yang telah engkau berikan sampai saat ini.

Sabtu, 11 Mei 2013

Cerita : Aku Tidak Lebih Dulu ke Surga


•         Aku tidak tahu dimana berada. Meski sekian banyak manusia berada disekelilingku, namun aku tetap merasa sendiri dan ketakutan. Aku masih bertanya dan terus bertanya, tempat apa ini, dan buat apa semua manusia dikumpulkan. Mungkinkah, ah aku tidak mau mengira-ngira.
•         Rasa takutku makin menjadi-jadi, tatkala seseorang yang tidak pernah kukenal sebelumnya mendekati dan menjawab pertanyaan hatiku. "Inilah yang disebut Padang Mahsyar," suaranya begitu menggetarkan jiwaku. "Bagaimana ia bisa tahu pertanyaanku," batinku. Aku menggigil, tubuhku terasa lemas, mataku tegang mencari perlindungan dari seseorang yang kukenal.
•         Kusaksikan langit menghitam, sesaat kemudian bersinar kemilauan. Bersamaan dengan itu, terdengar suara menggema. Aku baru sadar, inilah hari penentuan, hari dimana semua manusia akan menerima keputusan akan balasan dari amalnya selama hidup didunia. Hari ini pula akan ditentukan nasib manusia selanjutnya, surgakah yang akan dinikmati atau adzab neraka yang siap menanti.
•         Aku semakin takut. Namun ada debar dalam dadaku mengingat amal-amal baikku didunia. Mungkinkah aku tergolong orang-orang yang mendapat kasih-Nya atau jangan-jangan, Aku dan semua manusia lainnya masih menunggu keputusan dari Yang menguasai hari pembalasan. Tak lama kemudian, terdengar lagi suara menggema tadi yang mengatakan, bahwa sesaat lagi akan dibacakan daftar manusia-manusia yang akan menemani Rasulullah SAW di surga yang indah. Lagi-lagi dadaku berdebar, ada keyakinan bahwa namaku termasuk dalam daftar itu, mengingat banyaknya infaq yang aku sedekahkan. Terlebih lagi, sewaktu didunia aku dikenal sebagai juru dakwah. "Kalaulah banyak orang yang kudakwahi masuk surga, apalagi aku," pikirku mantap.
•         Akhirnya, nama-nama itupun mulai disebutkan. Aku masih beranggapan bahwa namaku ada dalam deretan penghuni surga itu, mengingat ibadah-ibadah dan perbuatan-perbuatan baikku. Dalam daftar itu, nama Rasulullah Muhammad SAW sudah pasti tercantum pada urutan teratas, sesuai janji Allah melalui Jibril, bahwa tidak satupun jiwa yang masuk kedalam surga sebelum Muhammad masuk. Setelah itu tersebutlah para Assabiquunal Awwaluun. Kulihat Fatimah Az Zahra dengan senyum manisnya melangkah bahagia sebagai wanita pertama yang ke surga, diikuti para istri-istri dan keluarga rasul lainnya.
•         Para nabi dan rasul Allah lainnya pun masuk dalam daftar tersebut. Yasir dan Sumayyah berjalan tenang dengan predikat Syahid dan syahidah pertama dalam Islam. Juga para sahabat lainnya, satu persatu para pengikut terdahulu Rasul itu dengan bangga melangkah ke tempat dimana Allah akan membuka tabirnya. Yang aku tahu, salah satu kenikmatan yang akan diterima para penghuni surga adalah melihat wajah Allah. Kusaksikan para sahabat Muhajirin dan Anshor yang tengah bersyukur mendapatkan nikmat tiada terhingga sebagai balasan kesetiaan berjuang bersama Muhammad menegakkan risalah. Setelah itu tersebutlah para mukminin terdahulu dan para syuhada dalam berbagai perjuangan pembelaan agama Allah.
•         Sementara itu, dadaku berdegub keras menunggu giliran. Aku terperanjat begitu melihat rombongan anak-anak yatim dengan riang berlari untuk segera menikmati kesegaran telaga kautsar. Beberapa dari mereka tersenyum sambil melambaikan tangannya kepadaku. Sepertinya aku kenal mereka. Ya Allah, mereka anak-anak yatim sebelah rumahku yang tidak pernah kuperhatikan. Anak-anak yang selalu menangis kelaparan dimalam hari sementara sering kubuang sebagian makanan yang tak habis kumakan.
•         "Subhanallah, itu si Parmin tukang mie dekat kantorku," aku terperangah melihatnya melenggang ke surga. Parmin, pemuda yang tidak pernah lulus SD itu pernah bercerita, bahwa sebagian besar hasil dagangnya ia kririmkan untuk ibu dan biaya sekolah empat adiknya. Parmin yang rajin sholat itu, rela berpuasa berhari-hari asal ibu dan adik-adiknya di kampung tidak kelaparan. Tiba-tiba, orang yang sejak tadi disampingku berkata lagi, "Parmin yang tukang mie itu lebih baik dimata Allah. Ia bekerja untuk kebahagiaan orang lain." Sementara aku, semua hasil keringatku semata untuk keperluanku.
•         Lalu berturut-turut lewat didepan mataku, mbok Darmi penjual pecel yang kehadirannya selalu kutolak, pengemis yang setiap hari lewat depan rumah dan selalu mendapatkan kata "maaf" dari bibirku dibalik pagar tinggi rumahku. Orang disampingku berbicara lagi seolah menjawab setiap pertanyaanku meski tidak kulontarkan, "Mereka ihklas, tidak sakit hati serta tidak memendam kebencian meski kau tolak."
•         Masya Allah murid-murid pengajian yang aku bina, mereka mendahuluiku ke surga. Setelah itu, berbondong-bondong jamaah masjid-masjid tempat biasa aku berceramah. "Mereka belajar kepadamu, lalu mereka amalkan. Sedangkan kau, terlalu banyak berbicara dan sedikit mendengarkan. Padahal, lebih banyak yang bisa dipelajari dengan mendengar dari pada berbicara," jelasnya lagi.
•         Aku semakin penasaran dan terus menunggu giliranku dipanggil. Seiring dengan itu antrian manusia-manusia dengan wajah ceria, makin panjang. Tapi sejauh ini, belum juga namaku terpanggil. Aku mulai kesal, aku ingin segera bertemu Allah dan berkata, "Ya Allah, didunia aku banyak melakukan ibadah, aku bershodaqoh, banyak membantu orang lain, banyak berdakwah, izinkan aku ke surgaMu."
•         Orang dengan wajah bersinar disampingku itu hendak berbicara lagi, aku ingin menolaknya. Tetapi, tanganku tak kuasa menahannya untuk berbicara. "Ibadahmu bukan untuk Allah, tapi semata untuk kepentinganmu mendapatkan surga Allah, shodaqohmu sebatas untuk memperjelas status sosial, dibalik bantuanmu tersimpan keinginan mendapatkan penghargaan, dan dakwah yang kau lakukan hanya berbekas untuk orang lain, tidak untukmu," bergetar tubuhku mendengarnya.
•         Anak-anak yatim, Parmin, Mbok Darmi, pengemis tua, murid-murid pengajian, jamaah masjid dan banyak lagi orang-orang yang sering kuanggap tidak lebih baik dariku, mereka lebih dulu ke surga Allah. Padahal, aku sering beranggapan, surga adalah balasan yang pantas untukku atas dakwah yang kulakukan, infaq yang kuberikan, ilmu yang kuajarkan dan perbuatan baik lainnya. Ternyata, aku tidak lebih tunduk dari pada mereka, tidak lebih ikhlas dalam beramal dari pada mereka, tidak lebih bersih hati dari pada mereka, sehingga aku tidak lebih dulu ke surga dari mereka.
•         Jam dinding berdentang tiga kali. Aku tersentak bangun dan, astaghfirullah  ternyata Allah telah menasihatiku lewat mimpi malam ini.


Selasa, 07 Mei 2013

Kumpulan Kata Mutiara Islam

Ilmu adalah cahaya yang Allah tempatkan didalam hati seseorang. Dalam meraih atau mencapai cahaya itu diperlukan Ittiba (mengikuti Nabi Muhammad SAW) dan menjauhkan diri dari hawa nafsu serta perbuatan bid’ah (Kata Imam Adz-Dzahabi).

Kebijaksanaan orang lain sulit dipelajari, namun pengetahuan orang lain bisa untuk kita pelajari. Puasa Ramadhan, itu seperti cinta pertama, pada hari pertama rasanya gelisah, tetapi pada hari-hari akhir akan memberi kita kenyamanan.

Aku muslim, tapi aku bukan muslim karena aku tak tahu tujuan kemuslimanku, karena aku tak ada petunjuk untuk mencapai kemuslimanku. Jangan mempermasalahkan dirimu, jikalau esok kafir lebih melenakanku, jangan mempermasalahkan orang sekitarku jika kafir lebih menjadi keutamaanku. Dimana cahaya islam itu?

Akankah kuat kaki ini melangkah? bila disapa duri yang menanti…Akan kaburkah mata yang menatap?pada debu yang pasti hinggap.

Sebuah ujian dan cobaan adalah suatu kesulitan. Dimana kesulitan harus kita hadapi dengan senyuman yang layak untuk disanjung dunia, senyuman optimis menembus telaga air mata.

Nikmat sehat akan terasa jika kita pernah sakit. Nikmat harta akan terasa jika kita pernah susah, dan nikmat hidup akan terasa jika kita pernah mendapatkan musibah. Musibah adalah awal dari kenikmatan hidup.

Bahagianya hidup dengan manisnya iman dan menjadikan Allah sebagai tujuan hidup. Hidup diatas keyakinan dan ketergantungan. Merendahkan diri serta bertawakal, sungguh segala seusatu pasti kembali kepadaNya.

Dunia yang kita pijak sekarang ni hanyalah tempat tinggal sementara. Oleh karena itu hendaklah kita senantiasa mengingatkan kepada diri kita masing-masing tujuan hidup kita di dunia ini.

Sebagai umat muslim, kita harus tahu dan ingat bahwa orang kafir tidak akan tidur nyenyak ketika islam merdeka. Seperti yang telah diterangkan dalam QS. Al Baqarah: Bahwa orang yahudi tidak akan rela, sehingga kamu mengikuti agama mereka.

“Sesungguhnya Allah mencintai hamba yang banyak berdoa. Oleh karena itu, berdoalah pada waktu ashar hingga matahari terbit, karena pada waktu itu pintu-pintu langit terbuka, rezeki-rezeki dibagikan dan hajat-hajat penting dikabulkan”.

“Sesungguhnya Allah mengampuni beberapa perilaku umatku, yakni (karena) keliru, lupa dan terpaksa. (HR. Ibnu Majah)”.

“Persahabatan ibarat sebiji benih yang ditanam, disiram dan dijaga rapi agar mengalir melalui kekuatan akarnya. Tunas yang kian berputik subur. Membesar menumbuhkan pohon. Berkembang menyerata ranting. Merimbun hijau dedaunan yang tak terhitung. Mewangi bunga-bungaan penuh aroma keharuman. Dan menghasilkan buah ranum yang segar dan menyehatkan. Subhanallah”.
“Menghidupkan kembali agama berarti menghidupkan suatu bangsa. Hidupnya agama berarti cahaya kehidupan.(Bediuzzaman Said Nur)”.

“Seseorang yang melihat kebaikan dalam berbagai hal berarti memiliki pikiran yang baik. Dan seseoran yang memiliki pikiran yang baik mendapatkan kenikmatan dari hidup.(Bediuzzaman Said Nur)”.

“Barangsiapa masuk surga, ia bersenang-senang dan tidak bersedih, pakaiannya tidak usang dan kemudahannya tidak lenyap. (HR. Muslim)”

“Dosa itu segala sesuatu yang menggelisahkan perasaanmu dan yang engkau tidak suka bila dilihat orang lain. (HR. Muslim)”

“Orang yang sempurna imannya tidak akan meninggalkan suatu amalan yang dapat mendekatkan dirinya kepada Allah sekalipun terdapat ribuan alasan untuk meninggalkannya. (Sayyid Abdullah Al-Haddad)”

“Janganlah membuatmu putus asa dalam mengulang-ulang doa, ketika Allah menunda ijabah doa itu. Dialah yang menjamin ijabah doa itu menurut pilihan-Nya padamu, bukan menurut pilihan seleramu. Kelak pada waktu yang dikehendaki-Nya, bukan menurut waktu yang engkau kehendaki. (Ibnu Atha’ilah)”

“Barangsiapa memperbaiki hubungannya dengan Allah, niscaya Allah akan memperbaiki hubungannya dengan sesama manusia. (Sufyan bin Uyainah)”

“Apa yang Allah pilihkan bagi hamba-Nya yang beriman adalah pilihan terbaik, meski tampak sulit, berat, atau memerlukan pengorbanan harta, kedudukan, jabatan, keluarga, anak, atau bahkan lenyapnya dunia dan seisinya. (Abdullah Azzam)”

“Barang siapa tidak dicoba dengan bencana atau kesusahan, maka tidak ada sebuah kebahagiaan pun disisi Allah.(Adh-Dhahhak)”

“Allah akan menolong seorang hamba, selama hamba itu senantiasa menolong saudaranya. (HR. Muslim)”

“Ya Allah,perbaikilah agamaku yang merupakan sandaran segala urusanku.Dan perbaikilah urusan duniaku yang merupakan tempat tinggalku,dan perbaikilah akhiratku yang merupakan tempat kembaliku..dan jadikanlah kehidupanku sebagai tambahan bagi kebaikanku dan kematianku sebagai tempat istirahat dari segala kejelekanku. (HR Muslim)”

“Tiada keutamaan seperti jihad dan tiada jihad seperti menentang hawa nafsu”.

“Ambillah nasihat baik dari orang yang mengucapkannya meskipun ia tidak mengamalkannya”.

“(Jika sesuatu digabung dengan yang lain), tidak ada gabungan yang lebih indah dari kesabaran yang digabung dengan ilmu”.

“Kesempurnaan yang paling sempurna adalah tafakkuh (mendalami) agama, sabar menghadapi musibah dan ekonomis dalam mengeluarkan biaya hidup”.
“Tiga hal adalah kemuliaan dunia dan akhirat: memaafkan orang yang menzalimimu, menyambung tali persaudaraan terhadap orang yang memutuskannya, dan sabar ketika engkau diperlakukan sebagai orang bodoh”.

“Sesungguhnya Allah membenci seseorang yang meminta-minta kepada orang lain berkenaan dengan kebutuhannya, dan menyukai hal itu (jika ia meminta kepada)-Nya.

“Sesungguhnya Ia suka untuk diminta setiap yang dimiliki-Nya”.

“Seorang alim yang dapat dimanfaatkan ilmunya lebih utama dari tujuh puluh ribu ‘abid”.

“Seorang hamba bisa dikatakan alim jika ia tidak iri kepada orang yang berada di atasnya dan tidak menghina orang yang berada di bawahnya”

“Jangan berpikir memberì sedekah akan membuatmu miskin justru memberìkan sedekah akan mendatangkan rejeki baru”. 

“Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah. Memberi lebih baik darìpada menerìma”

“Bìasakan mengeluarkan sedekah meskì hanya sedikit. Sebab sedekah akan memadamkan api kesalahan, menggembirakan hati dan menghilangkan keresahan”.

“Kesuksesan tak diukur dari seberapa besar uang yang masuk, Tapi justru seberapa besar uang yang keluar untuk kepentìngan umum”.

“Percayalah pada diri sendiri dan jangan tergantung pada orang iain. lngatiah bahwa Allah bersama diri Anda. Anggaplah orang lain menjadì tanggung jawab Anda dan bukan Anda yang menjadì tanggungan mereka”.

“Keluarkan 2,5% penghasìlanmu untuk dìberikan kepada yang berhak. Kaum mìskin, anak yatim, dan orang - oang yang menderìta bukan karena mereka tak mau berusaha. ini akan membersihkan hartamu dan memberkahi hìdupmu”.

“Kedermawanan adalah suatu pohon dari pohon - pohon surga, dahan dahannya menjulur bergelantungan ke bumi. Barang sìapa yang mengambìl sebuah dahan dari dahan itu makan dahan itu akan menuntunnya ke surga. (Hadìts)”.

“Tidak ada suatu amal anak Adam pada Hari raya kurban yang Iebih dicìntaì Allah selaìn menyembelih kurban. Sesungguhnya hewan kurban itu akan datang pada hari kiamat sebagai saksi dengan tanduk, bulu dan kukunya. (HR At Tarmìdzì, Ibnu Majah dan Al Hakim)” 

“Tiap helai rambut ternak yang dikurbankan merupakan kebaikan”.
“Tidak dihalalkan bagì seorang muslim yang sudah melakukan pemberian kemudian mencabutnya lagi.”

"Orang yang memìnta kembaîì pemberiannya seperti anjing yang muntah kemudîan menelan kembali muntahnya.”

“Pemberian yang paling utama dan paling jernìh adaîah dari mereka yang tìdak mempunyai sesuatu pun. Karena rnereka mengetahuì niiai kata­ - kata dan senyuman. Karena berapa banyak orang yang memberî tapi seakan bukan pemberian yang mereka berí melainkan tamparan.”

“Jangan memandang rendah dan remeh orang lain, Hanya karena tak lebih pintar, tak lebih kaya, tak lebih beruntung Dan tak mempunyai pangkat sepertimu. Kadangkala di mata Allah SWT, batubara yang terlihat legam. Terlihat lebih berkilau dibanding dengan permata yang mahal harganya.”

“Sesungguhnya puncak keteguhan adalah tawadhu. Salah seorang bertanya kepada Imam, Apakah tanda-tanda tawadhu itu? Beliau menjawab, Hendaknya kau senang pada majlis yang tidak memuliakanmu, memberi salam kepada orang yang kau jumpai, dan meninggalkan perdebatan sekalipun engkau di atas kebenaran.”

“Jika orang dapat empat hal, ia dapat kebaikan dunia akhirat: Hati yang bersyukur, lidah yang berzikir, badan yang tabah pada cobaan, dan pasangan yang setia menjaga dirinya dan hartanya.”

“Tiga perkara dapat mengeruhkan kehidupan: penguasa zalim, tetangga yang buruk, dan perempuan pencarut. Dan tiga perkara yang tidak akan damai dunia ini tanpanya, yaitu keamanan, keadilan, dan kemakmuran.”

“Jika mulut seseorang berkata jujur, maka perilakunya akan bersih, jika niatnya baik, maka rezekinya akan ditambah, dan jika ia berbuat baik kepada keluarganya, maka umurnya akan ditambah.”

“Tiga manusia tidak akan dilawan kecuali oleh orang yang hina : orang yang berilmu yang mengamalkan ilmunya, orang cerdas cendikia dan imam yang adil.”

“Setiap orang di dunia ini adalah seorang tamu, dan uangnya adalah pinjaman. Tamu itu pastilah akan pergi, cepat atau lambat, dan pinjaman itu haruslah dikembalikan.”

“Sesungguhnya Allah akan menghisab hamba-hamba-Nya pada hari kiamat sesuai dengan kadar akal yang telah dianugerahkan kepada mereka di dunia.”