Terima Kasih Atas Kunjungannya

Sabtu, 11 April 2015

Cara Memulai Buat Skripsi

Kata MAPALA sering menghantui pikiran mahasiswa. Mahasiswa Paling Lama. Ya, itu adalah gelar yang biasa melekat pada diri mahasiswa. Bayangin aja, belasan semester dan ratusan SKS sudah dijalani dan belum juga berhasil meraih mimpi memegang ijazah dan memakai toga. Gara-gara status ini pula, Aku jadi punya skill tambahan: "pintar ngeles...he he"

Misalnya ada yang nanya, "Loh kuliah kok gak lulus-lulus? Emang ngambil jurusan apa sih?"

Aku jawab, "Ngambil hikmahnya aja…he he"

Atau kalau ada junior yang nanya, "Kakak angkatan berapa?"

Aku jawab, "Dua ribu tua…he he"

Tapi sebenarnya, tidak lulus itu adalah sebuah pilihan. Dapat gelar "Pengangguran". Menurut Aku, sebutan "Mahasiswa" itu lebih enak didengar daripada "Sarjana Pengangguran" atau "Sarjana Pulang Kampung" tetapi "Wisuda itu sendiri adalah pengangguran yang tertunda". Disamping itu pula biaya hidup dan jauh dari orang tua adalah hal yang tersulit. Mereka sibuk membanting tulang dikampung demi anaknya menuntut ilmu dengan harapan agar anaknya nanti bisa lebih baik dan sukses dibanding kehidupannya dikampung. Menyelesaikan Skripsi merupakan dambaan setiap mahasiswa sebagai bukti kredibilitasnya sebagai seorang mahasiswa. Banyak mahasiswa berkutat pada skripsi hanya mutar pada bab itu-itu saja bahkan ada yang belum mengerti arah dari skripsi yang akan ia buat. Setiap konsultasi bukan solusi yang didapat malahan mendapatkan makian dan cacian dari teman-teman dan dosen pembimbing. Hingga terlewat beberapa dekade semester, bahkan sudah menjadi mahasiswa yang kadaluarsa di kampus. Tentunya teman-teman tidak mau kan berlama-lama dikampus dengan rutinitas yang begitu-begitu saja dan membosankan. Berikut ini akan Aku paparkan beberapa tips agar cepat kelar Skripsi.
1. Rencanakan (planning) sejak dini dalam pekerjaan apa saja amatlah dibutuhkan, maka segala bentuk pekerjaan kita memiliki arah dan tujuan yang jelas. Penyusunan skripsi untuk kerangka yang disebut dengan proposal penelitian dalam sebuah outline atau menggunakan maindmap lebih memudahkan kita dalam menyusun kerangka awal pembuatan skripsi. Perencanaan penyusunan skripsi ini pada dasarnya sudah dapat kita susun ketika kita berada di semester tiga atau empat. Kenapa kita harus menyusun skripsi sejak dini? Dengan sudah tersusunnya kerangka skripsi maka kita akan mudah dalam menyusun skripsi untuk tahap selanjutnya. Kebanyakan mahasiswa menyusun skripsi ketika sudah mendekati semester akhir. Hasilnya skripsi yang ia susun mengalami penentangan dari dosen pembimbing karena bahasa yang disajikan dalam bentuk tulisan tidak cukup matang untuk di jadikan bahan penelitian. Maka, sebagai seorang mahasiswa kita perlu cerdas menyikapi berbagai persoalan tentang pembuatan skripsi ini. Jangan menganggap remeh penyusunan skripsi, buktinya banyak mahasiswa yang menunda sidangnya ataupun bahkan ada yang mundur teratur ketika berhadapan dengan skripsi. Jadi, kerjakan skripsi Anda mulai dini sehingga ketika sudah semester akhir Anda sudah tidak pusing lagi memikirkan skripsi dan Anda sudah bisa santai ketika teman-teman Anda pada sibuk mengerjakan skripsi dan mengejar-ngejar dosen pembim bingnya.
2. Cari dan temukan permasalahan yang hendak diangkat. Menyusun sebuah skripsi yang berkualitas amat sulit didapatkan di berbagai universitas. Kebanyakan mereka mengadopsi skripsi orang lain kemudian memodifikasinya dengan mengembangkan pola pikirnya berdasarkan alur pikirannya.  Maka dari itu, perlu bagi kita mencari permasalahan yang lagi up to date atau terbaru bahkan kalau bisa temukan permasalahan yang belum pernah diangkat oleh orang lain. Sehingga kesan keaslian skripsi Anda bisa dipertanggungjawabkan. Ketika Anda sudah menemukan permasalahannya, maka Anda akan mencaritahu di mana letak dan duduk perkaranya.
3. Membuat rumusan masalah dari topik permasalahan yang Anda ingin angkat. Perumusan masalah ini bisa berupa pertanyaan (apakah, mengapa, bagaimana, sejauhmana, berapa, dan siapakah, dan lain-lain) dan bisa juga berbentuk pernyataan. Rumusan masalah boleh lebih dari satu rumusan masalah, boleh dua, tiga, sampai lima rumusan. Rumusan masalah penting dalam sebuah penyusunan skripsi atau karya  tulis ilmiah. Karena dari rumusan masalah itu seseorang akan mengetahui  ke mana arah tulisan ini akan disampaikan.
4. Mengidentifikasi masalah ketika rumusan masalah sudah disusun. Memilih satu, dua atau tiga dari sekian banyaknya rumusan masalah untuk lebih mengarahkan rumusan masalah Anda pada judul yang Anda akan angkat. Pilih rumusan masalah yang lebih mengenai dengan judul skripsi Anda, sesuai dengan permasalahan yang Anda akan jadikan sentral untuk  skripsi Anda. Sehingga, skripsi yang Anda susun tidak terlalu lebar pembahasannya, dan lebih tepat sasaran.
5. Cari data primer dan skunder, ketika Anda ingin menyusun sebuah skripsi yang berkualitas, maka Anda harus menyiapkan sumber rujukan atau sumber bacaan yang mendukung pembuatan skripsi Anda. Data primer adalah data yang pokok sesuai dengan skripsi yang Anda angkat, misalnya buku-buku yang relevan sesuai genre tulisan yang akan Anda susun. Sedangkan data sekuender adalah data pendukung lainnya seperti lampiran-lampiran yang mendukung kuatnya tulisan yang Anda sajikan.
6. Bacalah referensi yang relevan. Mengapa membaca itu penting? Karena Anda tidak akan mampu untuk menyusun skripsi Anda jika tidak membaca sumber data yang Anda gunakan. Baik kuatnya data kualitatif (kepustakaan) maupun kuantitatif yang akan Anda gunakan nantinya. Membaca adalah jendela dunia. Bacalah buku-buku yang akan Anda gunakan dalam penyusunan skripsi Anda sehingga skripsi Anda sarat akan kualitas isi yang membuat dosen pembimbing Anda senang ketika membaca tulisan Anda.
7. Tulislah skripsi Anda diawali dari hal yang Anda senangi. Ketika Anda senang maka tulisan yang Anda tuliskan akan memberikan kesan tersendiri pada diri Anda. Jadi, janganlah menulis sesuatu yang berat, mulailah dari menulis sesuatu yang ringan dan membuat Anda tidak pusing tujuh keliling. Sedikit-demi sedikit tulisan Anda akan menjadi bukit yang kaya akan tulisan berkualitas. Memulai menyusun skripsi terlebih dahulu dapat dimulai dari menulis tentang halaman persembahan, kata pengantar, dan tentang profil diri Anda. Biasanya ketika Anda menulis hal-hal yang Anda senangi pasti kehadiran hati dalam menulis akan muncul. Sehingga tulisan terkadang terkesan penuh dengan keluasan kata dan makna. Jadi, jangan memikirkan tulisan Anda akan seperti apa wujudnya nanti, tapi tulislah dari hal-hal yang Anda senangi.
8. Jika otak Anda buntu (blank), refreshinglah dengan keluar rumah. Dari berbagai hambatan yang bersumber dari diri sendiri, seperti, sifat malas, tidak punya ide, dan otak keram sekalipun itulah adalah perjuangan. Bahkan hambatan ini juga bisa muncul dari factor eksternal seperti dosen yang killer, idealis, mau benar sendiri, otoriter, bahkan sampai pada cacian dan makian hingga naskah proposal skripsi kita di coret-coret terus. Tetaplah bersabar, itu bagian dari ujian. Janganlah berputus asa kawan. Ketika tidak ada ide untuk menulis keluarlah sejenak dari rumah. Refresh otak dengan berjalan-jalan menghirup udara segar.
9. Kunjungi sebanyak mungkin toko buku. Ketika otak Anda buntu dan keram seakan mau meledak. Silakan  tutup laptop Anda. Hentikan kegiatan menulis skripsi Anda. Keluarlah dan pergilah ke toko buku terdekat di kota Anda. Dengan kunjungan Anda ke toko buku, siapa tahu akan membuka pikiran Anda, merilekskan otak Anda yang keram tadi menjadi lebih enjoy. Cari buku yang sesuai dengan tema skripsi Anda kemudian bacalah buku itu dengan santai. Dengan begitu ide yang tadinya buntu akan mengalir deras seperti keran air yang terbuka lebar dan mengalir deras.
10. Tulislah skripsi Anda sekarang juga. Terakhir yang Anda lakukan adalah tulislah apa yang ada di otak Anda. Jangan sungkan-sungkan tulis saja. Jangan memikirkan sistematika dan retorikanya. Yang penting tulis saja dulu. Setelah semua tulisan Anda kelar, barulah anda mengedit ulang tulisan Anda kembali. Dengan begitu Anda akan tahu apa yang seharusnya diperbaiki dengan tulisan Anda itu. Jadi, jangan tunggu lama-lama lagi tulislah sekarang juga.
Semoga tulisan ini bisa bermanfaat bagi teman-teman yang lagi pusing mengerjakan skripsi yang tak kunjung kelar. Yang otaknya keram (blank) Jangan putus asa, mulailah dari yang ringan sampai yang berat.

Selasa, 06 Januari 2015

Apa yang Paling Jauh ?

Andai waktu bisa diputar kembali. Pasti kata-kata itu pernah terlintas dalam benak kita atau mungkin malah pernah terucap keluar dari bibir kita. Aku pernah membaca kata-kata bijak mengenai " four thing we never take it back" :

1. Ketika batu sudah dilempar
2. Ketika kata sudah terucap
3. Ketika kesempatan sudah pergi
4. Ketika waktu tak pernah kembali

Sebuah cerita menarik mengenai waktu, dahulu kala ada seorang bijak yang memberikan pertanyaan pada murid-muridnya seperti ini, 'Apa tempat paling jauh dimuka bumi ini?' ada yang menjawab 'kutub utara' adapula yang menjawab 'kutub selatan', sebagian lainnya menyebutkan desa-desa terpencil dimuka bumi ini, tapi tak ada satupun jawaban para murid yang tepat. Maka dengan santai sang bijak pun menjawab, 'Nak tempat yang paling jauh dimuka bumi ini adalah masa lalu. Saking jauhnya masa lalu, kita tidak akan pernah bisa kembali lagi ke sana walaupun hanya seper sekian detik.' Itu semakin menandakan bahwa 'waktu' adalah hal yang sangat berharga. Kebanyakan dari kita mengeluh seperti itu apabila baru menyadari telah melewatkan kesempatan terbaik di masa lalu atau ketika saat-saat lalu terlalu berharga dan kita ingin mengulangnya kembali. Tapi sekeras apapun usaha kita, masa lalu tetap tidak akan kembali. Sejarah telah tertulis, skenario Tuhan sudah berjalan, kita tidak bisa menghentikannya atau membuatnya kembali. Tapi kita bisa membuat keputusan-keputusan yang mungkin akan membuat hidup kita menjadi lebih dari masa lalu yang telah kita tinggalkan. Keputusan-keputusan yang pada akhirnya membawa kita ketempat yang terbaik. Ada pepatah cina yang mengatakan, 'jika kau ingin melihat bagaimana masa depanmu, lihatlah dirimu saat ini.' Anggap saja masa lalu itu seperti kaca spion pada mobil, sesekali boleh kita melihatnya agar kita tidak 'menabrak' lagi dan bisa lebih berhati-hati, tetapi kita juga harus melihat ke depan. Masa lalu sudah tertulis jelas, sedangkan masa depan masih kabur dan itu ditentukan oleh keputusan-keputusan yang kita buat saat ini. Manfaatkanlah sebaik-baiknya waktu yang kita miliki saat ini. Manfaatkanlah setiap detik dan momennya karena waktu tidak akan pernah kembali.

Selasa, 30 Desember 2014

Peristiwa 10 Muharram

Nabi Adam bertaubat kepada Allah.Nabi Idris diangkat oleh Allah ke langit.Nabi Nuh diselamatkan Allah keluar dari perahunya sesudah bumi ditenggelamkan selama enam bulan.Nabi Ibrahim diselamatkan Allah dari pembakaran Raja Namrud.Allah menurunkan kitab Taurat kepada Nabi Musa.Nabi Yusuf dibebaskan dari penjara.Penglihatan Nabi Yaakob yang kabur dipulihkkan Allah.Nabi Ayub dipulihkan Allah dari penyakit kulit yang dideritainya.Nabi Yunus selamat keluar dari perut ikan paus setelah berada di dalamnya selama 40 hari 40 malam.Laut Merah terbelah dua untuk menyelamatkan Nabi Musa dan pengikutnya dari tentera Firaun.Kesalahan Nabi Daud diampuni Allah.Nabi Sulaiman dikurniakan Allah kerajaan yang besar.Hari pertama Allah menciptakan alam.Hari Pertama Allah menurunkan rahmat.Hari pertama Allah menurunkan hujan.Allah menjadikan ‘Arasy.Allah menjadikan Luh Mahfuz.Allah menjadikan alam.Allah menjadikan Malaikat Jibril.Nabi Isa diangkat ke langit.

Minggu, 28 Desember 2014

Perbanyak Berzikir Saat Hujan

Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam teruntuk Rasulullah –Shallallahu 'Alaihi Wasallam-, keluarga dan para sahabatnya.Air adalah salah satu nikmat Allah yang sangat agung. Ia menjadi sumber kehidupan manuisa, hewan, dan tumbuhan. Semuanya tidak bisa lepas dari air. Sebagaimana firman AllahSubhanahu Wa Ta'ala,وَجَعَلْنَا مِنَ الْمَاءِ كُلَّ شَيْءٍ حَيٍّ أَفَلَا يُؤْمِنُونَ“Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?” (QS. Al-Anbiya': 30)Allah telah menyediakan nikmat ini untuk makhluk-makhluk-Nya di bumi. Sumbernya ada yang keluar dari tanah, turun dari langit (hujan), atau mengalir disungai dan lautan.. . . air hujan yang turun dari langitini adalah air penuh berkah. Yakni banyak mengandung kebaikan . . .Air Hujan salah satu nikmat yang banyak Allah sebutkan dalam Al-Qur'an. Manfaat dan kegunaannya sangat banyak, tidak diketahui detailnya kecuali oleh AllahSubhanahu Wa Ta'ala.Allah mengabarkan, Dia menghidupkan bumi yang mati dan kering melalui guyuran hujan. Airnya menghidupkan bumi & menghijaukannya.وَمَا أَنْزَلَ اللَّهُ مِنَ السَّمَاءِ مِنْ مَاءٍ فَأَحْيَا بِهِ الْأَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا وَبَثَّ فِيهَا مِنْ كُلِّ دَابَّةٍ“Dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan.” (QS. Al-Baqarah: 164)Dengan sebab hujan, Allah menumbuhkan tanam-tanaman, sayur-mayur dan buah-buahan sebagai sumber makanan, “dan Dia menurunkanair (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untukmu.” (QS. Al-Baqarah: 21)Maka air hujan yang turun dari langit ini adalah air penuh berkah. Yakni banyak mengandung kebaikan. Ia bisa menyucikan bumi dari kotorannya, membersihkan badan dari kotoran debu& najis. Ia adalah air suci secara dzat & menyucikan yang lain.Kita lihat dalam Sunnah, NabiShallallahu 'Alaihi Wasallamsangat berharap banyak kebaikan pada hujan yang Allah turunkan. Beliu berdoa saat melihat hujan yang lebat,اللَّهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا"Ya Allah, -jadikan hujan ini- hujan yang membawa manfaat -kebaikan-." (HR. Al-Buhari, dari hadits 'AisyahRadhiyallahu 'Anha)Dalam riwayat Muslim, dari 'AisyahRadhiyallahu 'Anha, “Dan apabila 'Alaihi Wasallammelihat hujan, beliau membaca:RAHMAH(ini adalah rahmat).(HR. Muslim). . . hujan adalah rahmah . . .RasulullahShallallahu 'Alaihi Wasallamjuga pernah menyibakkan bajunya agar tubuh beliau terkena air hujan. Saat beliau ditanya tentangnya, beliau menjawab:لِأَنَّهُ حَدِيثُ عَهْدٍ بِرَبِّهِ تَعَالَى“Karena sesungguhnya hujan ini baru saja Allah Ta’āla ciptakan.” (HR. Muslim)Hal ini, sebagaimana dijelaskan Imam Nawawi, karena hujan adalah rahmah. Baru saja diciptakan oleh Allah Ta’ala, maka beliau meminta berkah melaluinya. Caranya dengan membasahisebagian badan beliau dengan air berkah ini.RasulullahShallallahu 'Alaihi Wasallamjuga mengajarkan agar memuji Allah'Azza Wa Jalla, “Kami diberi hujan dengan karunia Allah dan rahmat-Nya.” (Muttafaq ‘Alaih)Selain itu, beliau juga mengajarkan agar berdoa kepada Allah & meminta kebaikan kepada-Nya saat turun hujan. Karena saat itu termasuk waktu yang mustajab. Maka dianjurkan bagi setiap muslim memperbanyak pada waktu tersebut.NabiShallallahu 'Alaihi Wasallambersabda:اُطْلُبُوا اسْتِجَابَةَ الدُّعَاءِ عِنْدَ الْتِقَاءِ الْجُيُوشِ وَ إِقَامَةِ الصَّلَاةِ وَنُزُوْلِ الْغَيْثِ"Carilah pengabulan doa pada saat bertemunya dua pasukan, pada saat iqamah shalat, dan saat turun hujan." (HR. Al-Hakim dalam al-Mustadrak: 2/114 dan dishahihkan olehnya. Lihat Majmu' fatawa: 7/129. Al-Albani menghassankannya dalam al-Silsilah al-Shahihah no. 1469 dan Shahih al-Jami' no. 1026)Dalam Shahih al-Jami’ Al-Shaghir yang berstatus hasan, disebutkan redaksi yang lain, “Dua kondisi yang tidak akan ditolak doa; saat adzan dan dibawah guyuran hujan.”Menurut al-Munawi, maksudnya adalah tidak ditolaknya doa di bawah guyuran hujan, atau jarang sekali ditolak. Karena saat itu adalah waktu turunnya rahmah. Wallahu Ta’ala A’lam.

Selasa, 23 Desember 2014

Cinta dan Waktu

Alkisah di suatu pulau kecil, tinggalah berbagai macam benda-benda abstrak. Ada Cinta, Kesedihan, Kekayaan, Kegembiraan, dsb. Mereka hidup berdampingan dengan baik. Namun suatuketika, datang badai menghempas pulau kecil itu, dan air laut tiba-tiba naik, akan menenggelamkan pulau tersebut. Semua penghuni mulai cepat-cepat berusaha menyelamatkan diri masing-masing. Cinta mulai kebingungan, karena ia tidakcheap generic cialisdapat berenang dan tidak memiliki perahu. Ia berdiri di tepi pantai untuk mencoba mencari pertolongan. Sementara itu, air makin naik membasahi kaki cinta.Tak lama kemudian, Cinta melihat Kekayaan sedang mendayung perahu. “Kekayaan, Kekayaan, tolong aku”, teriak Cinta. “Aduh maaf cinta, perahuku telah penuh dengan harta bendaku. Aku tidak dapat membawamu, nanti perahuku tenggelam. Lagipula tidak ada lagi tempatbagimu di perahu ini”, kata Kekayaan. Lalu kekayaan kembali bergegas mendayung perahunya untuk pergi. Cinta merasa sedih sekali.Namun kemudian Cinta melihat Kegembiraan lewat dengan perahunya. “Kegembiraan, tolong aku”, teriak Cinta. Namun Kegembiraan terlalu gembira karena ia dapat menemukan perahu, sehinga ia tidak mendengar teriakan Cinta. Air semakin tinggi membasahi Cinta sampai ke pinggangnya, sehingga Cinta semakin panik.Tidak lama kemudian, lewatlah Kecantikan. “Kecantikan, bawalah aku bersamamu”, pinta Cinta. “Wah Cinta, lihatlah. Kamu basah dan kotor, aku tidak bisa membawamu ikut. Nanti kamu mengotori perahuku yang indah ini”, sahutKecantikan. Cinta sedih sekali mendengarnya, ia mulai menangis terisak-isak.Saat itu lewatlah Kesedihan, “Wahai Kesedihan, bawalah aku bersamamu”, Cinta meminta untuk ikut bersamanya. “Maaf Cinta, aku sedang sedih, dan aku ingin sendirian saja”, kata Kesedihan sambil terus mengayuh perahunya. Cinta putus asa, ia merasakan air makin naik dan akan menenggelamkannya.Pada saat itu terdengar suara, “Cinta, mari cepat naik ke perahuku”. Cinta menoleh ke arah suara tersebut, dan melihat seorang tua dengan perahunya. Dengan cepat-cepat Cinta langsung menaiki perahu tersebut tepat sebelum airmenenggelamkannya.Di pulau terdekat, orang tua tersebut menurunkan Cinta dan segera pergi. Padasaat itu barulah ia sadar bahwa ia sama sekali tidak mengetahui siapakah orang tua yang telah memberi pertolongan sehingga dirinya selamat. Cinta segera menanyakan pada seorang penduduk di pulau tersebut, siapa sebenarnya orang tua tadi.“Pak, siapakah orang tua tadi??”, tanya Cinta. “Oh, orang tua tadi?! Dia adalah sang waktu”, kata penduduk. “Tapi mengapa ia menyelamatkanku? Aku tidak mengenalnya, bahkan teman-teman yang mengenalku pun enggan menolongku”, Cinta heran.Dan penduduk itu pun menjawab, “Hanya waktulah yang tahu, berapalah nilai yang sesungguhnya dari Cinta itu”.

Pelajaran Dari Si Burung Pipit

Ketika musim kemarau baru saja mulai, seekor burung pipit merasakan tubuhnya kepanasan. Lalu ia mengumpat kepada lingkungan yang tidak bersahabatdengannya, kemudian ia memutuskan untuk meninggalkan tempat yang sejak dulu menjadi habitatnya. Ia terbang ke utara, yang konon kabarnya disana udaranya selalu sejuk dan dingin. Ternyata benar, ia mulai merasakan sejuknya udara di utara. Makin ke utara, ia makin merasakan sejuknya udara disana. Ia semakin bersemangat memacuterbangnya lebih ke utara lagi.Terbawa oleh nafsu, ia tidak sadar bahwa kepakan sayapnya telah tertempel oleh gumpalan salju. Makin lama makin tebal, dan akhirnya ia terjatuh ke tanah karena tubuhnya terbungkus oleh salju. Sampai ke tanah, salju yang menempel di tubuhnya justru semakin tebalhingga akhirnya si burung pipit tidak mampu berbuat apa-apa. Dia menyangkabahwa riwayatnya telah tamat pada saat itu, dan ia merintih sambil menyesali nasibnya.Mendengar suara rintihan si burung pipit, ada seekor kerbau yang kebetulan melintas dan menghampirinya. Namun si pipit kecewa, mengapa yang datang hanya seekor kerbau. Ia pun menghardik si kerbau agar menjauh dan dalam hatinya mengatakan, makhluk yang tolol tidak akan berbuat sesuatu untuknya.Si kerbau tidak banyak bicara. Ia hanya berdiri, lalu ia buang air kecil tepat di atas burung pipit tersebut. Si Pipit makin marah dan memaki-maki si kerbau. Namun, si kerbau tetap diam tanpa bicarasepatah kata. Ia pun maju selangkah, dan membuang kotorannya tepat di atas tubuh si Pipit. Dan seketika, Pipit tidak dapat bicara karena telah tertutup kotorankerbau, dan si burung pipit mengira dia akan mati karena tidak bisa bernafas.Namun perlahan-lahan, ia merasakan kehangatan. Salju yang menempel pada bulu-bulunya, perlahan-lahan meleleh oleh hangatnya kotoran kerbau tadi. Kemudian ia dapat bernafas lega dan dapat melihat kembali langit yang cerah.Si Pipit berteriak kegirangan, bernyanyi keras sepuas-puasnya. Karena mendengar suara nyanyian si burung pipit, ada seekor kucing yang mencari danmenghampiri sumber suara tersebut. Ia mengulurkan tangannya, mengais tubuh si burung pipit, kemudian menimang-nimangnya, menjilati tubuhnya, mengelus,dan membersihkan sisa-sisa salju yang masih menempel pada bulu-bulu si burung pipit.Setelah bulunya bersih, si burung pipit bernyanyi dan menari kegirangan. Ia mengira, telah mendapatkan teman yang baik dan baik hati.Tapi, apa yang terjadi kemudian. Seketika itu juga, dunia terasa begitu gelap baginya. Dan, tamatlah riwayat si burung pipit saat itu.Dalam kehidupan, tidak semuanya yang nampak baik itu baik, jahat itu jahat. Namun bisa saja berbalik meskipun terlihat elok, karena halaman tetangga yang nampak hijau belum tentu cocok buat kita. Dan yang terpenting, baik buruknya penampilan, jangan digunakan sebagai satu-satunya tolak ukur. Serta ketika kita baru saja mendapatkan kenikmatan, jangan sampai lupa serta keburu nafsu, agar kita tidak melupakan apa yang seharusnya dilakukan selanjutnya.

Kisah Anak Penjual Koran

Pagi itu seperti biasa saya berangkat pagisetelah subuh dari rumah, ke tempat penyimpanan motor di bilangan cawang, uki, walau sering terlambat, kali ini saya datang labih awal ketempat menunggu bis antar jemput yang membawa saya ke kantor, saya menyukai naik bus jemputan karena lelah berkendara dari depok-cikarang. Tidak tahan kemacetan ibu kota.Seperti biasa saya duduk bersama rekan rekan sambil menunggu jemputan. Tetapi karena saya datang lebih awal, munculah seorang bocah lelaki yang seperti biasa menawarkan Koran kepada semua penduduk shelter.” Koran, Koran, Kompas, Media, tempo, republika, warta kota” begitu teriak bocah laki-laki tersebut menawarkan Koran kepada kami. “Koran bang” dia menawari ku untuk membeli Koran. “seperti biasa kompas satu” kataku meminta Koran yang biasa kubaca setiap pagi.Tangan mungilnya dengan cekatan memilih Koran yang kuminta diantara tumpukan Koran dagangannya.” ini bang Koran kompasnya” memberi Koran yang aku minta kepadanya, “nih ada kembaliaanya engga” kataku sambil menyodorkan uang Rp 50.000, kepadanya. “beres bang, pasti ada” segera dikeluarkan kembaliannya dari tas gembloknya yang kotor, “wah pagi-pagi uangnya dah banyak ya” kataku kepada bocah tersebut.“Allhamdulilah bang, rejeki saya lagi lancar” katanya sambil tersenyum senang. Dan setelah itu diapun berlalu menawarkan Koran kepada para penghuni shelter lainnya.Saat ini pukul 05.20, masih terlalu lama jemputan ku datang, maka saya menyempatkan membaca koran kompasyang tadi saya beli pada bocah tukang Koran tersebut.Tanpa sadar saya memperhatikan betapagigih seorang bocah tukang Koran tersbutmencari uang, dengan menawarkan daganganya kepada semua orang yang datang dan pergi silih beranti.Sepintas tampak keringat membasahi wajahnya yang tegar dalam usia beliaya harus berjuang memperoleh uang secara halal dan sebagai pekerja keras.” Koran, mba ada tabloid nova, ada berita selebritisnya nih mba, atau ini tabloid bintang, ada kabar artis bercerai” katanyabagai seorang marketing ulung tanpa menyerah dia menawarkan Koran kepada seorang wanita setengah baya yang pada akhirnya menyerah dan membeli satu tabloid yang disebut sang bocah tersebut.Sambil memperhatikan terbersit rasa kagum dan rasa haru kepada bocah tersebut, dan memperhatikan betapa gigihnya dia berusaha, hanya tampak senyum ceria yang membuat semua orang yang ditawarinya tidak marah. Tidak terdapat sedikit pun rasa putus asa dalam dirinya, walaupun terkadang orang yang ditawarinya tidak membeli korannya.Sesaat mungkin bocah tersebut lelah menawarkan korannya, dan dia terduduk disampingku, “kamu engga sekolah dik” tanyaku kepadanya “engga bang, saya tidak ingin sekolah tinggi-tinggi” katanya.“engga ada biaya dik’ tanyaku menyelidik, “Bukan bang, walau saya tukang Koran saya punya cita-cita” jawabnya, “maksudnya, kan dengan sekolah kamu bisa mewujudkan cita-cita kamu dengan lebih mudah” kataku menjawab.“Aku sering baca Koran bang, banyak orang yang telah sekolah tinggi bahkan sarjana tidak bekerja bang, alias nganggur. Mending saya walau sekolah tidak tinggi saya punya penghasilan bang” katanya berusaha menjelaskan kepadaku. “abang ku bang, tidak sekolah bisa buka agen Koran penghasilan sebulannya bisa 3-4 juta bang, saya baca di Koran gaji pegawai honorer Cuma 700ribu, jadi buat apa saya sekolah bang”tanyanya kepadakuSaya mengerutkan kening, tertanda saya tekejut dengan jawaban bocah kecil tersebut pemikiran yang tajam, dan sebuah keritik yang dalam buat saya yangseorang sarjana. Dalam hati saya membenarkan perkataan anak tersebut, UMR kota bekasi saja +/-900rb untuk golongan smu.Saya pun tersenyum mendengar jawaban anak tersebut, kemudian bus jenputan saya pun tiba dan saya meninggalkan bocah tersebut tanpa bisa menjawab pertanyaanya, apa tujuan kita sekolah, menjadi sarjana.?Karena banyak sarjana sekarang yang begitu lepas kerja mengaggur, tidak punyapenghasilan, dan banyak juga karena belum bisa bekerja yang melanjutkan S2 dengan alas an ingin mengisi waktu luangdan menambah nilai jual dirinya.Tapi pernyataan bocah penjual Koran tersebut menyadarkan saya, tentang rejeki, dan tujuan dari bersekolah, yang saat ini saya mungkin kalah dengan bocah kecil tersebut, walau saya seorang yang mempunyai penghasilan dan mempunyai suatu jabatan saya hanyalah manusia gajian, saya hanya seorang buruh.